Akhiri Tumpang Tindih, KPI Minta Perlindungan Pelaut Ditangani Kemnaker

0
932

 

JOBSMEDIANET.COM, JAKARTA – Instansi pemerintah yang memberikan Perlindungan dan kesejahteraan bagi pelaut diminta ditangani oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan tidak lagi dibawah Kementerian Perhubungan. Permintaan itu disampaikan Wakil Presiden KPI Capt. W.S. Trisno.

 

Pada siaran persnya, Senin (30/7) Capt. W.S. Trisno menilai, perlindungan dan kesejahteraan pelaut belum maksimal karena adanya kerancuan dan tumpang indihnya penanganan pelaut. Mestinya, perlindungan dan kesejahteraan pelaut ditangani oleh Kementerian Ketenagakerjaan sebagaimana ketentuan ketenagakerjaan internasional, tapi selama ini dilakukan oleh Direktorat Perkapalan

dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut atau Syahbandar sebagai UPT di lapangan.

 

 

Mengacu UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, PKB yang ditandatangani serikat pekerja dan pengusaha wajib disahkan dan didaftarkan pada instansi yang menangani ketenagakerjaan. Tapi yang terjadi selama ini, PKB/CBA yang ditandatangani perusahaan pelayaran disahkan oleh Ditkapel (Ditjen Hubla), termasuk PKL yang menjadi pegangan pelaut, dengan mengacu pada KUHD, UU 17/2008 tentang Pelayaran maupun peraturan teknis di bawahnya.

 

 

Sementara itu, Ketua KPI Cabang Makasar P. Tarigan mengatakan, KPI wajib ikut memperluas kesempatan kerja di kapal dengan menempatkan pelaut yang berkualitas. Melalui pelatihan singkat, KPI bisa meningkatkan keahlian pelaut sesuai bidangnya, sehingga pelaut Indonesia mampu bersaing di tingkat global.

 

“Berdasarkan data Kemenhub, jumlah pelaut berkompetensi yang terdaftar hampir mencapai satu juta. Tapi yang jadi anggota KPI hanya 25.000. Sebagai negara maritim terbesar di dunia, jumlah ini sangat kecil dan memalukan dibanding Filipina,” ujarnya.

 

Melalui Rakernas, Tarigan berharap selain meningkatkan kapasitas pengurus juga diharapkan agar para pengurus KPI dapat lebih fokus dalam memberikan pelayanan dan perlindungan maupun pembinaan kepada para pelaut anggota KPI secara lebih maksimal yang bertujuan untuk mempersiapkan pelaut yang berkualitas, terlindungi dan sejahtera.

 

Penulis/Editor : Erwan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here